Ekonomi Pembangunan mempelajari banyak hal, seperti ekonomi mikro, ekonomi makro, analisis pasar, hitung-hitungan dan masih banyak lagi,,, ya, Ekonomi Pembangunan lebih mempelajari banyak hal dibanding ilmu ekonomi lainnya, karena Ekonomi Pembangunan adalah ratunya ilmu ekonomi, dimana ilmu ekonomi lainnya itu berasal dari ilmu Ekonomi alami.
Jurusan Ekonomi Pembangunan ini sering sekali dipandang sebelah mata oleh banyak orang. padahal coba lihat Bapak Budiono mantan wakil presiden Republik Indonesia, Sri Mulyani Menteri Keuangan, berlatar belakang ilmu ekonomi yang kini disebut Ekonomi Pembangunan.
Indonesia adalah negara berkembang, seharusnya membutuhkan banyak ahli di bidang ekonomi pembangunan, tapi apa yang terjadi,,? jurusan Ekonomi Pembangunan hanya dipandang sebelah mata, kerap sekali orang bertanya
A : kuliah jurusan apa?
B : Ekonomi Pembangunan
A : jurusan apa itu? jurusan bangun" rumah pake ekonomi y? hahaha,,, emang bisa jadi apa kalau
masuk jurusan itu? lebih baik kamu masuk akuntansi atau manajemen aja yang lebih berprospek
saya sebagai orang Ekonomi Pembangunan kerap tersinggung oleh omongan seperti itu, padahal apa yang mereka tahu tentang Ekonomi Pembangunan? padahal jurusan ekonomi pembangunan juga memiliki prospek kerja tak jauh berbeda dengan ilmu ekonomi lainnya. prospek kerja ekonomi pembangunan itu bisa di bidang pemerintahan maupun suasta. di bidang pemerintahan, lulusan Ekonomi Pembangunan dapat bekerja di BPK (Badan Pengawas Keuangan), Bappenas, BI, Lembaga Penelitian, sebagai perencana pertama, asisten peneliti, asisten analis kebijakan, ekonom pendidik (mengajar ilmu ekonomi sebagai guru atau asisten dosen), analis data, analis pasar, analis bisnis dan keuangan, pengusaha, serta profesi lain yang relevan dengan bidang pengetahuan dan keahlian ilmu ekonomi seperti ekonomi syariah, ekonomi lingkungan, ekonomi kesehatan, dan ekonomi kependudukan. Lalu di bagian ekonomi dan swasta, lulusan Ekonomi Pembangunan dapat bekerja di berbagai BUMN dan bank-bank serta menjadi pengamat ekonomi dan bisnis. itu semua tergantung kemampuan masing-masing orang.
apalagi di tahun 2015 ASEAN akan menjadi satu pasar tunggal, dimana persaingan diantara negara-negara ASEAN akan sangat terasa, apakah Indonesia telah siap bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya? ya,, itu akan menjadi tantangan bagi para ahli ilmu ekonomi.
so, jangan meremehkan jurusan Ekonomi Pembangunan, karena prospek Jurusan Ekonomi Pembangunan tidak kalah dengan Jurusan ilmu ekonomi lainnya, malahan banyak juga lulusan Ekonomi Pembangunan yg bekerja di sektor kementrian indonesia,,, ya,, kembali pada kemampuan
Jurusan Ekonomi Pembangunan ini sering sekali dipandang sebelah mata oleh banyak orang. padahal coba lihat Bapak Budiono mantan wakil presiden Republik Indonesia, Sri Mulyani Menteri Keuangan, berlatar belakang ilmu ekonomi yang kini disebut Ekonomi Pembangunan.
Indonesia adalah negara berkembang, seharusnya membutuhkan banyak ahli di bidang ekonomi pembangunan, tapi apa yang terjadi,,? jurusan Ekonomi Pembangunan hanya dipandang sebelah mata, kerap sekali orang bertanya
A : kuliah jurusan apa?
B : Ekonomi Pembangunan
A : jurusan apa itu? jurusan bangun" rumah pake ekonomi y? hahaha,,, emang bisa jadi apa kalau
masuk jurusan itu? lebih baik kamu masuk akuntansi atau manajemen aja yang lebih berprospek
saya sebagai orang Ekonomi Pembangunan kerap tersinggung oleh omongan seperti itu, padahal apa yang mereka tahu tentang Ekonomi Pembangunan? padahal jurusan ekonomi pembangunan juga memiliki prospek kerja tak jauh berbeda dengan ilmu ekonomi lainnya. prospek kerja ekonomi pembangunan itu bisa di bidang pemerintahan maupun suasta. di bidang pemerintahan, lulusan Ekonomi Pembangunan dapat bekerja di BPK (Badan Pengawas Keuangan), Bappenas, BI, Lembaga Penelitian, sebagai perencana pertama, asisten peneliti, asisten analis kebijakan, ekonom pendidik (mengajar ilmu ekonomi sebagai guru atau asisten dosen), analis data, analis pasar, analis bisnis dan keuangan, pengusaha, serta profesi lain yang relevan dengan bidang pengetahuan dan keahlian ilmu ekonomi seperti ekonomi syariah, ekonomi lingkungan, ekonomi kesehatan, dan ekonomi kependudukan. Lalu di bagian ekonomi dan swasta, lulusan Ekonomi Pembangunan dapat bekerja di berbagai BUMN dan bank-bank serta menjadi pengamat ekonomi dan bisnis. itu semua tergantung kemampuan masing-masing orang.
apalagi di tahun 2015 ASEAN akan menjadi satu pasar tunggal, dimana persaingan diantara negara-negara ASEAN akan sangat terasa, apakah Indonesia telah siap bersaing dengan negara-negara ASEAN lainnya? ya,, itu akan menjadi tantangan bagi para ahli ilmu ekonomi.
so, jangan meremehkan jurusan Ekonomi Pembangunan, karena prospek Jurusan Ekonomi Pembangunan tidak kalah dengan Jurusan ilmu ekonomi lainnya, malahan banyak juga lulusan Ekonomi Pembangunan yg bekerja di sektor kementrian indonesia,,, ya,, kembali pada kemampuan
dan takdir masing-masing.
Di program studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi, mahasiswa akan diberikan wawasan mengenai isu-isu yang berkaitan dengan pembangunan sosial dan ekonomi di negara berkembang, yang akan mengembangkan mahasiswanya menjadi seorang pengambil keputusan yang lebih baik baik di dunia bisnis maupun untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Jika anda berhasil menyelesaikan pendidikan di program studi ini maka kompetensi utama yang akan anda miliki diantaranya adalah:
- Mampu memecahkan masalah ekonomi dengan menggunakan penalaran analitis yang logis dan ilmiah.
- Menerapkan analisis ekonomi untuk berbagai macam isu ekonomi dengan menggunakan teori dasar ilmu ekonomi dan teknik dasar estimasi empiris untuk menguji prediksi ekonomi
- Mampu memahami dan mengevaluasi kebijakan pemerintah dan kaitannya terhadap dunia usaha.
- Mampu mengkomunikasikan analisis ekonomi dengan cara yang koheren di jurnal ilmiah ataupun di media masa.
Selain pengembangan yang sifatnya akademik melalui perkuliahan, juga berupaya mengembangkan soft skill dari mahasiswa melalui telah mengembangkan Program The Champion untuk mengedukasi dan mengembangkan kemampuan berpikir mahasiswa agar dapat bersaing dalam berbagai kompetisi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Setelah lulus dari program studi Ekonomi Pembangunan , gelar yang akan diperoleh untuk para lulusan adalah adalah Sarjana Ekonomi (SE.).
Prospek Kerja:
Lulusan program studi Ekonomi Pembangunan memiliki prospek kerja di berbagai instansi pemerintahan dan lembaga negara (BPK, Bappenas), Bank Indonesia, Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian, sebagai perencana pertama, asisten peneliti, asisten analis kebijakan, ekonom pendidik (mengajar ilmu ekonomi sebagai guru atau asisten dosen), analis data, analis pasar, analis bisnis dan keuangan, pengusaha, serta profesi lain yang relevan dengan bidang pengetahuan dan keahlian ilmu ekonomi seperti ekonomi syariah, ekonomi lingkungan, ekonomi kesehatan, dan ekonomi kependudukan.
Lulusan program studi Ekonomi Pembangunan memiliki prospek kerja di berbagai instansi pemerintahan dan lembaga negara (BPK, Bappenas), Bank Indonesia, Perguruan Tinggi, Lembaga Penelitian, sebagai perencana pertama, asisten peneliti, asisten analis kebijakan, ekonom pendidik (mengajar ilmu ekonomi sebagai guru atau asisten dosen), analis data, analis pasar, analis bisnis dan keuangan, pengusaha, serta profesi lain yang relevan dengan bidang pengetahuan dan keahlian ilmu ekonomi seperti ekonomi syariah, ekonomi lingkungan, ekonomi kesehatan, dan ekonomi kependudukan.
Dengan demikian sumber daya insani tersebut mampu bekerja di organisasi publik, swasta, atau Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta memiliki kemampuan untuk melanjutkan studi Ilmu Ekonomi dan/atau lainnya ke strata yang lebih tinggi. Lulusan prodi ini juga dapat bekerja di sektor swasta dan BUMN, terutama perbankan dan sektor keuangan lainnya.





























